belajar tekstil

Icon

Berbagi dan belajar bersama mengenai tekstil dan mode…

Step by Step: Katun

Saya ingin berbagi mengenai step-by-step/proses dari serat kapas (katun) menjadi benang yang nantinya ditenun menjadi sehelai kain dan pakaian. Semoga langkah-langkah yang saya paparkan di sini cukup untuk membuat Anda dapat membayangkan (karena tidak melihat langsung di pabrik) keseluruhan prosesnya. Menarik untuk diketahui dan jika ingin lebih dalam lagi mempelajari setiap langkahnya tentu perlu berkunjung ke pabrik/tempat pembuatan. Untuk Anda yang tidak memiliki link ke pabrik, bisa numpang nonton beberapa step di sini, di sini dan di sini.

Secara umum proses dapat dibagi seperti berikut ini:

1. Buah/bunga kapas (boll) yang sudah sudah matang siap dipetik dari pohonnya. Memetik bisa dilakukan secara manual ataupun dengan mesin. Jika pemetikan secara manual, maka daun tidak akan ikut terpetik dan buah yang dipetik hanya yang benar-benar sudah matang saja. Sedangkan mesin tidak bisa memilih buah yang dipetik.
Jenis kapas bermacam-macam di setiap daerah, buahnya pun bentuknya bervariasi.

Cotton Bale. Picture taken from http://t0.gstatic.com/

2. Setelah dipetik dari pohonnya, kapas tersebut harus dipisahkan dari bijinya. Proses ini biasa disebut dengan ‘ginning’. Pada proses ini kapas disedot ke dalam tabung untuk dimasukkan ke dalam mesin pengering agar kelembaban kapas berkurang dan kualitas serat kapas menjadi lebih baik. Lalu kapas akan melalui alat pembersih yang membersihkan daun, tangkai dan biji yang masih menempel pada serat kapas. Kapas yang telah dibersihkan ini dipadatkan menjadi bal (bales) setinggi 1,5 meter yang beratnya mencapai 227 kg. Bal-bal kapas ini siap untuk diproses lebih lanjut di pabrik pemintalan (mills).

Cotton Bales. Picture taken from http://www.qrbiz.com/

3. Bal-bal kapas dibuka kembali dan dimasukkan ke dalam mesin pemetik (Picker). Kapas yang padat dilonggarkan kembali dengan tongkat pemukul, lalu melalui beberapa macam penggilingan agar bulu-bulunya naik kembali. Hal ini bermaksud untuk menghilangkan sifat tumbuhan dan menjadikan seratnya lebih halus dan lembut. Kapas yang sudah halus ini biasa disebut dengan lap.

Picker. Picture taken from http://en.wikipedia.org/

4. Proses berikutnya biasa disebut dengan Carding. Carding adalah proses mekanis untuk membuka gumpalan-gumpalan serat lalu meluruskannya agar sejajar satu sama lain. Proses ini dapat difungsikan juga untuk menciptakan tekstil kombinasi (blends). Pada proses ini jenis serat yang berbeda dapat disatukan, misal serat kapas dicampur dengan serat sutera. Ataupun digunakan untuk mengkombinasi beberapa warna serat yang berbeda.

Carder. Picture taken from http://en.wikipedia.org/

5. Tahapan berikutnya adalah Combing. Combing adalah proses memisahkan serat-serat yang lebih pendek, sehingga benang yang dihasilkan nantinya lebih kuat dan baik.  Sebenarnya tahapan ini dapat dilewati, namun jika ingin hasil yang lebih baik maka sebaiknya tetap melalui tahapan ini. Kebanyakan merek pakaian menengah ke atas memakai kualitas combed cotton atau ‘kapas yang disisir’ (meski istilah ini jarang sekali dipakai di industri tekstil). Serat yang sudah melalui proses carding & combing akan berbentuk untaian yang panjang yang biasa disebut sliver (kerat).

6. Proses selanjutnya adalah Drawing atau tahap penarikan. Pada tahap ini beberapa sliver digabungkan sehingga menghasilkan untaian serat kapas yang sangat tebal. Untaian ini lalu disebut dengan roving. Lalu dua roving dipilin yang menghasilkan berat yang dibutuhkan untuk diproses lebih lanjut menjadi benang. Selanjutnya penggabungan dan pemilinan ini atau disebut juga dengan istilah Slubbing, menghasilkan ketebalan dan ukuran benang yang diinginkan.  Keseluruhan proses di atas umumnya disebut juga dengan Spinning (Pemintalan). Secara lebih detail lagi sebenarnya banyak tahapan lain yang dapat ditambahkan dalam proses pemintalan ini, sesuai dengan hasil kualitas (ukuran, ketebalan, warna) benang yang ingin dihasilkan.

Filed under: Fashion Technology, , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: