belajar tekstil

Icon

Berbagi dan belajar bersama mengenai tekstil dan mode…

Cotton alias Kapas

Cotton atau dalam bahasa kita disebut katun, adalah salah satu bahan yang paling disukai untuk pakaian. Katun saat ini merupakan salah satu bahan tekstil yang penjualannya paling baik di dunia. Kata katun berasal dari bahasa Arab yaitu (al) qutn قُطْن dan mulai digunakan sejak tahun 1400an. Serat katun berasal dari sejenis tanaman semak yang hidup di daerah tropis dan subtropis. Pohon katun/kapas ini sudah mulai ditanam sejak 7000 tahun yang lalu oleh penduduk Peradaban Lembah Sungai Indus. Bagian yang diambil untuk diolah menjadi serat katun dari pohon kapas (Gossypium) ini adalah bagian pokok lembut berwarna putih yang tumbuh di sekitar bijinya. Keragaman spesies pohon kapas liar terbesar dapat ditemukan di Meksiko, lalu diikuti oleh Australia dan Afrika. Katun mulai dipintal, ditenun dan diwarnai sejak masa pra-sejarah. Digunakan sebagai pakaian oleh masyarakat India, Mesir dan Cina Kuno. Banyak sejarah mengenai bahan tekstil yang satu ini. Bangsa Moor memperkenalkan budidaya kapas ke Spanyol pada abad ke-9. Sejumlah kecil bahan katun diimpor oleh Inggris sebelum abad ke-15 dan sebagian kecil digunakan sebagai sumbu lilin. Sedangkan kain katun yang ditemukan di makam orang Peru dikatakan milik budaya pra-Inca.

Sifat Serat Katun

Sifat Deskripsi
Bentuk Memiliki lebar serat yang seragam, antara 12-20 micrometer; panjangnya bervariasi dari 1 cm sampai 6 cm (½ sampai 2½ inchi); panjang serat pada umumnya 2.2 cm sampai 3.3 cm (⅞ sampai 1¼ inchi).
Kilau/kilap Tinggi
Ketahanan/Kekuatan
Kering
Basah
3.0-5.0 g/d
3.3-6.0 g/d
Kekenyalan Rendah
Densitas/Kepadatan 1.54-1.56 g/cm³
Daya serap kelembaban
Mentah: conditioned
Saturasi/Penyerapan
Mercerized: conditioned
Saturasi/Penyerapan
8.5%
15-25%
8.5-10.3%
15-27%+
Kestabilan Dimensi Baik
Anti terhadap
acid/asam
alkali/alkali
Larutan Organik
Sinar Matahari
Micro organisme
Serangga
rusak, lemahtahan terhadap alkali; tidak ada efek yang membahayakan 

anti terhadap kebanyakan larutan organik
melemahkan serat jika terlalu lama terkena sinar matahari
jamur dan bakteri pembusuk menyebabkan kerusakan pada serat katun

Gegat (Lepisma saccharina/Silverfish) merusak serat katun

Reaksi ThermalDipanaskan
Dibakar
Terurai setelah terlalu lama terkena suhu di atas 150˚C atau lebih
Cepat terbakar

Sumber: Wikipedia

Artikel lain:
http://harianjoglosemar.com/berita/harga-katun-tinggi-pengusaha-stop-produksi-31114.html
http://www.cotton.org/

Filed under: Fashion Fact, Fashion Technology, , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: