belajar tekstil

Icon

Berbagi dan belajar bersama mengenai tekstil dan mode…

Gimana Sih Caranya Mengecek Standar Kualitas Pada Baju?

Banyak dari kita yang suka bingung ketika dihadapkan pada urusan pilih-memilih baju. Kali ini saya bukan ingin membahas soal memilih model/style baju, tapi lebih pada bagaimana caranya mengecek kualitas baju yang kita beli. Seringkali ketika melihat model sudah ok, bahan pun sepertinya nyaman dipakai, eh ternyata setelah sampai di rumah/setelah dipakai baru deh terlihat cacat seperti kotor atau lubang. Kualitas memang biasanya berbanding lurus dengan harga. Dan sayang sekali jika Anda sudah membeli dengan harga mahal ternyata kualitas barang tak sebanding dengan harga yang Anda bayar. Pun jika kita membeli dengan harga menengah ke bawah alangkah baiknya jika kita dapat membedakan kualitas barang yang layak dan tidak. Maka keterampilan memilih baju ini sebenarnya sangatlah penting dan sebenarnya nggak susah kok. Semoga dengan sedikit bantuan visual di bawah ini dapat lebih mempermudah penjelasan saya.

1. Pastikan tidak ada bagian yang bolong/robek. Cek secara keseluruhan pada bagian depan dan belakang. Biasanya bagian yang beresiko untuk lubang adalah jika baju diberi aplikasi bordir/embroidery. Jika kain tipis maka jarum bordir dapat menyebabkan lubang/robek pada kain tersebut.

titik lubang kecil itu seringkali nggak keliatan, setelah baju dicuci baru deh lebih keliatan karena membesar

2. Pastikan jahitan tidak ada yang putus. Cek di bagian yang ada jahitannya. Untuk pakaian dengan harga menengah ke atas bisa juga cek dengan membalikkan bagian dalam baju. Setelah baju dibalik akan terlihat jahitan di bagian dalam baju. Lihat kerapian jahitan. Biasanya untuk baju dengan harga menengah ke atas jahitannya rapi dan tidak ada sisa-sisa benang di bagian ujung-ujung jahitan.

3. Pastikan warna bahan tidak belang. Untuk jenis bahan berwarna polos (tidak ada proses finishing khusus), maka seharusnya warna bahan merata di seluruh bagian.

4. Pada baju yang berlengan, pastikan panjang lengan kanan dan kiri sama. Pada celana, pastikan panjang kaki kanan dan kiri juga sama.

5. Pada pakaian bermotif, perhatikan warna motif singkron di setiap bagian dan merata (maksudnya: tidak belang).

6. Pada pakaian bersaku, cek setiap sakunya. Pastikan saku di bagian dalam terjahit dengan baik, tidak bolong.

7. Pada bagian kancing, pengait atau zipper/ritsleting, pastikan jahitan kuat. Bisa dicek dengan mencoba fungsi setiap aksesoris tersebut dengan mengancingkan, membuka/menutup.

8. Cek apakah terdapat serat kain yang cacat. Jika Anda membeli pakaian dengan harga menengah ke atas, maka cacat kecil pada kain seharusnya tidak ada. Cacat kain bermacam-macam dan hal ini terjadi dikarenakan proses pemintalan atau rajutan yang kurang sempurna. Contoh serat kain yang cacat dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Namun terkadang pada pakaian yang bermotif, cacat serat kain ini lebih sulit diidentifikasi karena tertutupi oleh motifnya.

Gambar diambil dari http://www.comp.polyu.edu.hk

Semoga beberapa petunjuk di atas dapat membantu Anda dalam mengecek pakaian saat berbelanja. Happy shopping!

Sumber: www.apparelsearch.com

Filed under: Fashion Daily, Fashion Technology, , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: